#StoryTime
HADIAH TERINDAH KATY
Katy adalah gadis kecil lucu yang
sangat dikasihi oleh Mamanya. Katy cukup dimanjakan oleh Mamanya sehingga
membuat kakak Katy merasa cemburu kepada Katy, padahal si Mama juga sangat
mengasihi kakak Katy yang bernama Jane. Suatu hari, ketika Katy pulang dari
sekolah, tiba – tiba Katy mendatangi Mamanya dan meminta hadiah natal serta
uang saku tambahan untu Katy selama satu tahun. Tentu saja Mama Katy sangat
terkejut, karena saat ini masih bulan Maret, tetapi Katy sudah meminta hadiah
natal dan uang saku selama satu tahun. Mama Katy berusaha untuk bilang kepada
Katy bahwa hal itu belum waktunya untuk Katy terima, namun Katy tetap memaksa Mamanya sambil menangis
dan marah – marah di hadapan Mamanya. Melihat Katy yang seperti itu, akhirnya
Mama Katypun memberikan apa yang Katy mau lalu bilang kepada Katy bahwa mulai
besok Katy sudah tidak menerima uang saku lagi selama satu tahun karena
semuanya telah Katy minta. Katypun menyetujuinya dan Katy sangat senang karena
mendapat hadiah natal dan banyak uang.
Di
Sekolah, karena Katy memiliki banyak uang, iapun memamerkan barang – barang seperti
boneka baru, baju baru, tas baru, sepatu baru kepada teman – temannya. Ia juga
mentraktir semua teman – temannya untuk jajan di kantin. Baru 3 hari lamanya,
tiba – tiba uang Katy sudah mau habis dan tinggal sedikit. Uang saku Katy hanya
cukup untuk 2x makan saja. Katypun bingung dan menangis karena uang sakunya
selama satu tahun telah habis ia gunakan dan kini Katy harus menahan diri untuk
tidak jajan di sekolah. Katy ingin meminta kepada Mamanya, tetapi Katy takut
Mamanya akan marah, apalagi Katy telah memarahi mamanya waktu itu. Namun ,
karena uang Katy telah habis dan Katy membuthkan uang, akhirnya Katypun berniat
untuk berusaha bicara kepada Mamanya.
Sesampainya
di rumah, Katy mendatangi Mamanya dengan wajah penuh ketakutan dan sedih.
Melihat Katy yang seperti itu, Mama Katypun hanya tersenyum kemudian memeluk
Katy. Seketika itu juga, Katy menangis dan meminta maaf kepada Mamanya atas apa
yang Katy perbuat, Katy juga mengaku bahwa uang saku Katy yang diberikan
Mamanya telah habis dipakainya. Mama Katy yang mendengar hal itupun menatap
Katy dan berbicara kepadanya “Anakku, apa yang kamu perbuat memanglah sesuatu
yang tidak baik. Akan tetapi, karena kamu telah menyadari perbuatanmu itu, dan
kamu telah mengaku serta meminta maaf kepadaku, maka aku akan memaafkamu.
Bahkan sebelum kamu meminta maaf, aku sudah tau hal ini akan terjadi dan aku
sudah memaafkanmu, karena aku begitu mengasihimu”. Mendengar hal itu dari
Ibunya, Katypun menangis bahagia dan berjanji kepada Ibunya bahwa Katy tidak
akan mengulangi kesalahan yang sama lagi. Katy juga berkata bahwa ia sadar
hadiah terindah dari Mamanya bukanlah hadiah natal, ataupun uang saku yang banyak,
melainkan kasih saying mamanya kepada Katy yang tulus dan selalu menerima Katy.
TAMAT





