Sebagai guru hal yang tidak jauh dari kita adalah " mengajar ". Ya, mengajar adalah salah satui tugas utama seorang guru, dan mengajar tentunya merupakan sebuah kesukaan atau kesenangan tersendiri bagi seorang guru, apalagi murid - murid yang kita ajar adalah murid - murid yang baik,pandai,sopan, dan mudah diatur. Namun, bagaimana jika yang kita temui adalah anak - anak yang perlu perhatian khsusus atau anak - anak yang suka bergerak, berlarian saat diajar, dan anak - anak yang susah menyerap materi dengan cepat ? Apakah mengajar dalam kesukaan itu masih ada dalam pribadi setiap guru ?
Berdasarkan pengalaman saya dan apa yang saya amati saat guru bertemu dengan murid yang susah menyerap materi dengan cepat atau murid - murid yang susah memfokuskan diri dalam proses kegiatan belajar, kebanyakan guru akan memarahi murid tersebut dan justru menjatuhkan mental murid tersebut. Guru cenderung mendesak murid tersebut agar segera memahami materi, itu adalah hal yang sebenanrnya menghambat proses berpikir siswa. seharusnya, sebagai seorang guru kita tidak boleh memaki murid dan memaksa agar murid cepat memahami apa yang kita ajarkan, perlahan kita harus tahu mengapa murid tersebut susah menyerap materi, apa gaya belajar murid tersebut, dan kita juga harus mampu memberikan dorongan yang sifatnya mampu menimbulkan motivasi intrinsik murid tersebut. Terlebih lagi hal utama yang harus kita lakukan adalah mendoakan murid - murid kita yang kita kasihi, sehingga kesukaan dalam mengajar akan timbul dalam hati diri kita sendiri sekalipun kita menghadapi murid - murid yang perlu perhatian khusus.
No comments:
Post a Comment